Yogyakarta, 17 Agustus 2026 — Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa tidak lahir hanya dari sebuah cita-cita. Kemajuan lahir dari keberanian untuk memulai, bekerja bersama, menyelesaikan persoalan, dan menghadirkan sesuatu yang memberi manfaat bagi orang lain.
Di lingkungan perguruan tinggi, semangat itu dapat diwujudkan melalui penelitian yang menjawab persoalan nyata dan pengabdian kepada masyarakat yang menghasilkan perubahan nyata.
Beriringan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) membuka Program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat APTIRMIKI Tahun 2026 bagi dosen pada perguruan tinggi anggota APTIRMIKI. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tridharma sekaligus penguatan penelitian dan pengabdian di bidang RMIK/MIK.
Merdeka untuk Berpikir, Berani untuk Berkarya
Kemerdekaan memberi ruang bagi kita untuk berpikir, belajar, mencipta, dan berkontribusi.
Karena itu, momentum 17 Agustus seharusnya tidak berhenti pada perayaan. Bagi sivitas akademika, kemerdekaan juga dapat dimaknai sebagai keberanian menjawab pertanyaan:
“Apa karya yang dapat kita tinggalkan untuk menyelesaikan persoalan di sekitar kita?”
Barangkali gagasan itu selama ini masih tersimpan di catatan.
Barangkali hasil diskusi dengan kolega belum pernah dikembangkan menjadi proposal.
Barangkali persoalan di rumah sakit, puskesmas, institusi pendidikan, atau masyarakat sudah berulang kali kita temui tetapi belum sempat diteliti.
Inilah saatnya gagasan tersebut bergerak.
APTIRMIKI mendorong penelitian dan pengabdian yang relevan, etis, kolaboratif, terukur, serta memiliki dampak bagi bidang Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat jejaring antarperguruan tinggi dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Dua Skema, Satu Semangat: Memberi Dampak
Program Hibah APTIRMIKI 2026 menyediakan dua skema pendanaan, yaitu Penelitian dengan plafon maksimal Rp10.000.000 per judul dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan plafon maksimal Rp7.500.000 per judul.
Kolaborasi menjadi bagian penting program ini. Tim dosen terdiri atas 2–4 orang dari sekurang-kurangnya dua perguruan tinggi, serta melibatkan 2–3 mahasiswa aktif. Untuk PkM, keberadaan mitra menjadi bagian penting dalam perancangan dan pelaksanaan kegiatan.
Ini berarti hibah bukan hanya tentang memperoleh pendanaan.
Ini adalah kesempatan untuk membangun jejaring, mempertemukan kompetensi lintas kampus, melibatkan mahasiswa dalam pengalaman akademik nyata, dan menghasilkan karya yang dapat digunakan oleh masyarakat maupun layanan kesehatan.
Tema penelitian yang dapat dikembangkan pun sangat dekat dengan tantangan RMIK/MIK saat ini, mulai dari rekam medis elektronik dan transformasi digital kesehatan, interoperabilitas, mutu data, klasifikasi dan kodifikasi, keamanan serta privasi data kesehatan, kecerdasan artifisial dan analitik data, hingga implementasi inovasi dan pendidikan RMIK/MIK.
Jangan Menunggu Hari Terakhir
Pengajuan proposal telah dibuka sejak 15 Agustus 2026 dan akan ditutup pada:
31 Agustus 2026
Pukul 23.59 WIB
Pengajuan dilakukan melalui:
SOHIB APTIRMIKI
https://sohib.aptirmiki.or.id
Proposal harus sudah berstatus terkirim/final sebelum tenggat; proposal yang masih berstatus draf tidak dinilai.
Karena itu, jangan menunggu tanggal 31 Agustus untuk mulai menyusun.
Mulailah hari ini.
Temukan masalah yang benar-benar penting. Hubungi calon kolaborator. Libatkan mahasiswa. Berdiskusilah dengan mitra. Buka panduan. Susun metode. Periksa RAB. Lengkapi dokumen. Lalu kirimkan proposal terbaik sebelum waktu habis.
Bukan karena setiap proposal pasti akan memperoleh pendanaan, tetapi karena setiap karya besar selalu dimulai dari keberanian untuk mengajukan langkah pertama.
Seleksi substansi dilakukan oleh dua reviewer independen, dengan batas mutu proposal yang tetap dijaga. Panduan menetapkan nilai kelayakan minimum serta menekankan aspek relevansi, metode, etik, kelayakan tim, luaran, dampak, anggaran, jadwal, dan kolaborasi.
Dari Kemerdekaan Menuju Kontribusi
Pada peringatan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, mari menjadikan semangat merah putih bukan hanya sebagai simbol kebanggaan, tetapi juga energi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Merdeka adalah kesempatan untuk belajar.
Merdeka adalah keberanian untuk berinovasi.
Merdeka adalah ruang untuk berkolaborasi.
Dan bagi seorang akademisi, kemerdekaan menemukan maknanya ketika ilmu pengetahuan hadir untuk memberi manfaat.
APTIRMIKI mengajak dosen RMIK/MIK dari perguruan tinggi anggota untuk mengambil kesempatan ini.
Jangan biarkan ide baik berhenti sebagai rencana.
Jangan biarkan masalah nyata terus menunggu solusi.
Ubah gagasan menjadi proposal, proposal menjadi karya, dan karya menjadi dampak.
🇮🇩 Semangat 17 Agustus. Semangat meneliti. Semangat mengabdi. Semangat berkarya untuk Indonesia.
Kirim proposal Anda paling lambat 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Informasi Pengajuan
Portal Pengajuan:
https://sohib.aptirmiki.or.id
Panduan dan Dokumen Pendukung:
https://shorturl.at/wRsYv
Helpdesk Hibah APTIRMIKI:
Daniel — 0853-1123-9083
Nina — 0852-2758-0088
Tags:
APTIRMIKI Hibah APTIRMIKI 2026 Hibah Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat RMIK MIK Penelitian Kesehatan Tridharma 17 Agustus HUT RI 81Administrator
Penulis artikel di APTIRMIKI