Daring melalui Zoom Meeting, 23 Mei 2026 — APTIRMIKI melalui Bidang Penjaminan Mutu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi Pemenuhan Standar Laboratorium dan OSCE Bidang RMIK/MIK pada Sabtu, 23 Mei 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti sekitar 180 peserta yang terdiri atas Ketua Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan (RMIK/MIK), Kepala Laboratorium, dosen, serta perwakilan institusi anggota APTIRMIKI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya APTIRMIKI dalam memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan RMIK/MIK melalui peningkatan kualitas sarana laboratorium pendidikan dan pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) yang terstandar. Laboratorium pendidikan dan OSCE memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran berbasis kompetensi serta memastikan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi.
Acara dibuka oleh Ketua Umum APTIRMIKI, Dian Budi Santoso, S.KM., M.P.H., yang menyampaikan pentingnya komitmen seluruh institusi anggota dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa laboratorium pendidikan dan OSCE merupakan komponen strategis dalam membentuk kompetensi mahasiswa serta mendukung kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi maupun reakreditasi.
Selanjutnya, Ketua Bidang Penjaminan Mutu APTIRMIKI, Angga Eko Pramono, S.KM., M.P.H., memaparkan standar laboratorium pendidikan bidang RMIK/MIK, pedoman penyelenggaraan OSCE, indikator pemenuhan standar, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan pada institusi anggota. Materi yang disampaikan juga mencakup pelaksanaan self-assessment sebagai instrumen untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan laboratorium dan pelaksanaan OSCE di masing-masing institusi.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi bagi peserta untuk berbagi pengalaman, praktik baik (best practices), serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan laboratorium pendidikan dan pelaksanaan OSCE. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung interaktif sepanjang kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum APTIRMIKI menyampaikan bahwa pemenuhan standar laboratorium dan penyelenggaraan OSCE yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam menghasilkan lulusan RMIK/MIK yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan komitmen seluruh institusi anggota untuk mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, setiap institusi anggota diharapkan dapat melakukan self-assessment terhadap pemenuhan standar laboratorium dan OSCE serta menyusun rencana tindak lanjut yang terukur sebagai bagian dari proses peningkatan mutu berkelanjutan. Hasil monitoring dan evaluasi yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar bagi institusi dalam melakukan perbaikan dan pengembangan fasilitas maupun sistem pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan.
APTIRMIKI berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan RMIK/MIK secara nasional, memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu internal, serta mendukung terciptanya lulusan yang unggul, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan di era transformasi digital.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, APTIRMIKI kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan di Indonesia.
Tags:
APTIRMIKI penjaminan mutu laboratorium RMIK OSCE monitoring evaluasi pendidikan kesehatan MIK RMIK mutu pendidikan akreditasiAdministrator
Penulis artikel di APTIRMIKI