Jakarta, 02 Mei 2026 — APTIRMIKI melalui Bidang Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangkaian Rapat Kerja Pengurus APTIRMIKI Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 02 Mei 2026 bertempat di Novotel Jakarta Mangga Dua Square.
FGD ini mengangkat tema “Penguatan Kurikulum Pendidikan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan melalui Implementasi Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Corporate University”. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis APTIRMIKI dalam memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi RMIK/MIK dengan stakeholder di bidang pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh pembina, Ketua Umum, Wakil Ketua, serta pengurus APTIRMIKI. Pada kesempatan tersebut, APTIRMIKI menghadirkan Tati Haryati Denawati selaku Manager Pelaksanaan Pembelajaran BPJS Kesehatan Corporate University sebagai narasumber.
Pelaksanaan FGD ini bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional. Melalui kegiatan ini, APTIRMIKI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi RMIK/MIK agar selaras dengan kebutuhan transformasi digital kesehatan, sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta perkembangan kompetensi tenaga profesional perekam medis dan manajemen informasi kesehatan.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan, pemaparan materi, diskusi interaktif, serta perumusan rekomendasi penguatan kurikulum pendidikan tinggi RMIK/MIK. Materi yang dibahas mencakup transformasi sistem kesehatan, penguatan pemahaman Program JKN, pembiayaan kesehatan, digitalisasi layanan kesehatan, serta tata kelola sistem kesehatan berbasis teknologi.
Dalam pemaparannya, BPJS Kesehatan Corporate University menjelaskan pengembangan enam modul pembelajaran JKN yang dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi. Enam modul tersebut mencakup konsep jaminan sosial, risk pooling, revenue collection, strategic purchasing, pencegahan fraud JKN, dan digitalisasi layanan kesehatan.
Selain itu, BPJS Kesehatan Corporate University juga memperkenalkan platform pembelajaran digital LMS Be Brain serta video pembelajaran interaktif sebagai dukungan pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Materi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan pembelajaran mahasiswa RMIK/MIK, khususnya dalam memahami sistem kesehatan nasional dan layanan kesehatan berbasis JKN.
Pemateri juga menegaskan pentingnya integrasi materi JKN dalam berbagai mata kuliah dan praktik lapangan di fasilitas kesehatan. Beberapa topik yang menjadi perhatian antara lain pemanfaatan P-Care, praktik coding INA-CBG, serta penguatan pemahaman mahasiswa terhadap alur pelayanan dan pembiayaan kesehatan nasional.
Dalam sesi diskusi, pembina APTIRMIKI menyampaikan pentingnya akses terhadap regulasi terbaru terkait kebijakan pembiayaan kesehatan dan sistem JKN. Akses tersebut dibutuhkan agar institusi pendidikan tinggi RMIK/MIK dapat menyesuaikan materi pembelajaran secara cepat, tepat, dan relevan dengan perkembangan kebijakan nasional.
Ketua Umum APTIRMIKI, Dian Budi Santoso, S.KM., M.P.H., juga menyampaikan harapan agar BPJS Kesehatan Corporate University dapat berkolaborasi sebagai narasumber dalam pengembangan materi pembelajaran pada Learning Management System (LMS) APTIRMIKI. Usulan tersebut mendapat respons positif sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap transformasi digital kesehatan.
“Kolaborasi antara APTIRMIKI dan BPJS Kesehatan Corporate University menjadi langkah strategis dalam memperkuat kurikulum pendidikan tinggi RMIK/MIK yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan saat ini dan masa depan. Momentum Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja.”
Kegiatan FGD ini menghasilkan penguatan sinergi antara APTIRMIKI dan BPJS Kesehatan Corporate University dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi RMIK/MIK. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi integrasi materi JKN ke dalam pembelajaran dan praktik lapangan di perguruan tinggi, termasuk pemanfaatan teknologi digital kesehatan dan sistem pembiayaan kesehatan nasional.
Melalui kegiatan ini, APTIRMIKI berharap institusi pendidikan tinggi RMIK/MIK mampu menghasilkan lulusan yang lebih adaptif, profesional, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan berbasis digital di Indonesia.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, APTIRMIKI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi RMIK/MIK yang unggul, adaptif, dan selaras dengan transformasi sistem kesehatan nasional. Informasi lanjutan dapat diakses melalui website resmi APTIRMIKI dan kanal komunikasi resmi lainnya.


Tags:
aptirmiki bpjs kesehatan bpjs kesehatan corporate university rmik mik penguatan kurikulum hari pendidikan nasional jkn transformasi digital kesehatan rekam medis elektronik pendidikan kesehatan kerja sama fgdAdministrator
Penulis artikel di APTIRMIKI